
Dunia desain mulai ku
geluti untuk pertama kalinya ketika menginjakan kaki di bumi Miftahussalam
Banyumas. Kala itu aku baru berada dibangku kelas X Madrasah ‘Aliyah. Desain
Grafis menjadi salah satu ekskul yang membuatku tertarik untuk mengikutinya.
Bersama Akh Ardi Subhan Afifi aku dikenalkan dengan berbagai macam kreatifitas mendesain
lewat software Photoshop dan Corel Draw. Banyak kesulitan yang
menghalangiku untuk terus mengembangkan bakat desain ini, tapi sama sekali
tidak membuatku patah semangat.
Menginjak kelas XII
‘Aliyah bersama tutor Ust. Adam Lodie aku melanjutkan lagi penjelajahanku di
dunia desain. Banyak juga yang ku dapat dalam masa-masa pembelajaran, hingga
menghantarkanku pada sebuah kompetisi desain grafis se-Barlingmascakeb di
Universitas Soedirman (UNSOED) Purwokerto. Bersama 5 delegasi yang lain, kami
(penulis, Fajar Salim, Ahmad Fauzi Ridwan, Mar’atun Sholihah dan Imas Putri
Laelita) mencoba untuk mengekspos kemampuan desain yang selama ini telah di
asah. Meskipun banyak peserta lain yang telah di bekali materi desain grafis
secara profesional oleh guru bidangnya, tak membuat kami kecil hati untuk mampu
meraih tropi kejuaraan. Hal itu terbukti dengan sebuah tropi yang berhasil aku
bawa pulang, sebagai “The Best Photoshop Design”. Semua itu ku dapat atas
dukungan dari teman-temanku juga bimbingan dari para tutor desain yang selama
ini tak lelah mengajarkan apa yang belum aku ketahui.
Sampailah kemampuan
desainku untuk melanjutkan kehidupan di bumi Miftahussalam kembali. Aku diberi
kesempatan untuk berkarya disana menggantikan Ust. Adam Lodie yang melanjutkan
studinya di salah satu Ma’had ternama di Jakarta.
Sebuah perjuangan adalah
dimana kita mau berkorban meskipun kita tidak mendapatkan sesuatu yang
setimpal.