Follow Us @soratemplates

Saturday, 2 February 2013

Bangjo Anyar


Wajah baru dari Waduk Mrican terlihat manis. Disetiap sisi dari pertigaan itu sudah di pasang dengan lampu lalu lintas sebagai pengatur kendaraan yang lalu lalang dari berbagai arah. Ini akan menjadi titik terang bagi berkembangnya jalur menuju Rakit/ Wanadadi menjadi jalur yang ramai dengan bus-bus serta angkutan pedesaan yang melintas. Bahkan di setiap sisi jalan pun di perlebar lagi. Pastinya akan sangat mempermudah para pengguna jalur lalu lintas ini ketika menghadapi kondisi macet.

Menjadi kisah yang lucu, ketika dulu aku juga sering lewat jalur ini menuju Banjarnegara kota (pusat perkotaan) untuk mengikuti berbagai perlombaan. Hal ini membuatku teringat akan suatu kejadian.

Seringkali aku seperti anak yang tersesat di pertigaan Proyek (orang sering menyebutnya demikian). Kadang juga harus malu-malu bertanya pada orang yang berada di dekat tempat itu. “Angkutan menuju Banjarnegara yang mana ya mas/mba’??” sontak saja di jawab :” lha.. koe si bocah ngendi?? Deneng ora ngerti bis nggone dewek?”. Aku hanya terdiam, menunggu petunjuk dari orang yang menertawakanku tadi.  Memang saat itu, ketakutan yang ku tunjukan barangkali menjadi beban mental untuk mencoba menaiki sebuah bis. Aku takut tersesat, aku khawatir nanti justru terlewat sampai ke Wonosobo. Ah, begitulah yang ada dalam pikiranku waktu itu, karena memang aku yang masih terlalu polos untuk menjadi pemberani mengakrabkan diri pada lingkungan keramaian.