Follow Us @soratemplates

Saturday, 16 March 2013

Madrasahku Kenanganku


Asalnya hanya berkomentar dengan foto brosur Miftahussalam  yang aku pajang di facebook. Setelah keluar komentar yang kukira hanya canda, ternyata itu serius, aku pun kaget dibuatnya. Bayangkan saja, sebuah tawaran yang tak pernah ku duga sebelumnya kemudian secara tiba-tiba tertuju di tawarkan padaku. Inilah yang selalu ku yakini dengan sepenuh hati… “Alloh Maha Mengetahui isi hati hamba-Nya”. Terimakasih Ya Alloh… Belum selesai perasaan kagetku ini, ku beranikan saja bertanya mengenai hal-hal yang ku butuhkan. Akhirnya… semua hal itu mengantarkanku untuk pergi menuju tempat dimana aku bisa mendapatkan hal-hal yang ku butuhkan itu.

Rabu, 13 Maret 2013 …

Pagi sekali motor itu di panaskan. Motor yang selama ini menjadi kendaraan bepergian, meskipun pinjam milik teman sekamarku. Alhamdulillah aku masih mempunyai sahabat sebaik dia. Tepat pukul 07.00 WIB aku melaju dengan kencang menuju Banjarnegara.  Tujuan utamaku adalah silaturrahim ke Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Rakit. Meskipun aku sendiri belum tahu persis seperti apa kondisi di sana sekarang, tapi aku punya keyakinan pasti masih ada yang mengenaliku.

Sepanjang perjalanan, yang terbayang olehku tidak lebih merupakan perasaan bahagia. Bagaimanapun juga aku masih tidak menyangka dengan perjalananku ini. Begitu besar kerinduanku untuk almamaterku ini. Terluapkan dengan tetesan tangis bahagia. Aahh… aku cengeng, lebay sekali aku ini.

Di sambut oleh sosok baru, aku pun merasa canggung. Dan bahkan sempat juga aku dikira mendaftar menjadi staf guru di Madrasah ini. Tapi, ku potong begitu saja, “tidak pak, saya ingin bertemu dengan pak Syarif”. Akhirnya akupun di antarkan menuju sebuah ruangan yang cukup asing bagiku. Ruangan yang ku tahu dulunya merupakan kelas kini berubah menjadi ruang guru. Sambil menatap jauh di sebelah masjid juga terdapat ruang kelas baru. Karena jamanku dulu sepertinya belum ada. Sesampainya di depan kantor guru, aku kembali terkagum dengan gedung baru yang ada di samping kantor guru. Yah… setelah sekian lama tak berkunjung, semua kondisi sudah berubah sangat drastis.

Memasuki ruang guru, aku salah tingkah. Gugup bercampur bahagia tersembunyi di balik senyum tertahanku ini. Benar-benar hal yang tak ku sangka, bertemu dengan dewan guru lamaku. Apa lagi semua menyapaku dengan sangat ramah. Ya Rabb… mimpi apa aku semalam. Tak terbayangkan kejadian haru seperti ini terjadi. Bersama pak Syarif aku duduk memperhatikan setiap sudut ruang kantor. Tak lama akupun di suguhi dengan foto-foto kegiatan MTs yang terbaru. Banyak sekali perkembangan yang terjadi di sini.

Seusai lama ku duduk dan sekiranya informasi yang ku butuhkan terpenuhi, aku keluar menuju ruangan-ruangan lamaku. Aku kembali teringat masa lampau bersama teman sekelas di sini. Wajah-wajah yang dulu masih sangat imut-imut termasuk aku yang masih sangat polos (bisa dibilang culun) terbayang kembali tengah duduk di ruang kelas pojok. Canda tawa serta ledekan seakan menggema disana. Begitu jelas aku merasakan suara itu. Detak jantungku pun berdebar ketika ku berkeliling sekitar gedung-gedung bersejarah ini. Sejarah untukku yang dulu sempat berada disini bersama gedung-gedung ini selama 3 tahun. Banyak sekali kisah-kisah lucu yang terjadi di sana. Teman-teman unik yang kutemui hanya di sini. Juga pengalama berharga yang sangat berarti untukku, hingga karenanya saat ini aku berdiri di tengah lingkungan Madrasah Tsanawiyah setelah 4 tahun pergi.